Viral... Video Warga Pergoki PKS PTPN VI Rimbo Bujang Diduga Buang Limbah Berasap Warna Kuning Dibuang Ke Sungai - Portal Berita Online

Minggu, 25 April 2021

Viral... Video Warga Pergoki PKS PTPN VI Rimbo Bujang Diduga Buang Limbah Berasap Warna Kuning Dibuang Ke Sungai

Rekaman video salah seorang warga sedang mengambil air diduga Limbah warna kuning dan berasap yang berasal dari PKS PTPN VI Rimbo Bujang yang mengalir di parit dan menuju ke Sungai Alay desa Tirta Kencana.

TEBOONLINE.NET – Viral rekaman video  warga tengah mengambil air dari dalam Parit pada malam hari. Video berjumlah 3 buah tersebut viral dan beredar via jejaring Media Sosial WhatsApp.

Ada tiga buah rekaman video, salah satunya video yang berdurasi 0.12 detik yakni rekaman video yang menampakan salah seorang warga memakai Baju Kensi warna putih celana pendek warna Abu – abu tengah mengambil Limbah yang mengalir didalam Parit tersebut dengan menggunakan Jerigen berwarna putih. 

Air warna Kuning, berasap dan berminyak diduga Limbah PKS PTPN VI Rimbo Bujang mengalir deras di parit jl. Camat desa Tirta Kencana Rimbo Bujang.


Dan ada satu warga lainnya yang merekam pengambilan air Limbah tersebut sambil mengatakan “Pengambilan Sampel limbah Pabrik, bukan wk wk (Sambil tertawa,red), untuk barang bukti gess” dan dalam video tersebut juga terdengar suara aliran air dari dalam Parit tersebut yang cukup deras.

Sementara, video lainnya berdurasi 0.10 detik merekam aliran air yang diduga Limbah didalam Parit tersebut dan video berdurasi 0.20 detik tampak salah seorang warga sedang menyoroti dengan Lampu senter air yang diduga Limbah berada didalam Parit tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran Teboonline.net terkait 3 rekaman video yang sedang viral tersebut dilapangan menyebutkan bahwa rekaman video berada di jalan Camar desa Tirta Kencana Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo provinsi Jambi.

Rekaman Video tersebut diambil sekitar satu Minggu yang lalu dan air diduga Limbah adalah Air Limbah yang berasal dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN VI Rimbo Bujang Unit Usaha Rimdu.

Warga didalam rekaman video yang mengambil air diduga Limbah dari dalam parit tersebut bernama Pandiangan. Ia bersama rekannya nekat melakukan aksinya tersebut dalam keadaan sadar karena kecewa dengan pihak PKS yang selalu membuang limbah ke sungai.

Pandiangan, saat dikonfirmasi Teboonline.net pun mengakui bahwa dirinya melihat sendiri bahwa air yang mengalir di Parit jalan Camar beradal dari dalam kolam Limbah PKS PTPN VI Rimbo Bujang.

“Airnya berwarna Kuning mirip Minyak dan berasap, kalau berasap itu berarti airnya panas dan itu biasanya disebut air Limbah 1 dan bau sekali. Air berwarna kuning inilah yang mengalir di parit dan dibuang ke Sungai Alay, air kuning diduga Limbah ini keluar dari PKS PTPN VI Rimbo Bujang dan mengalir ke parit sekitar jam 11 tengah malam. Kalau air Limbah warna kuning dan berasap bisa keluar ke parit dan sampai ke Sungai berarti itu ada unsur kesengajaan dibuang,” ujar Pandiangan, Minggu (25/04/2021).

Biasanya lanjut Pandiangan, yang keluar pada saat hujan itu air Limbah yang berwarna hitam. Kali ini, yang keluar adalah air seperti minyak warna kuning dan berasap. Melihatnya saja, sudah mengerikan akan dampaknya terhadap ekosistem yang ada di Sungai Alay.

Sementara itu, Kepala Pabrik PKS PTPN VI Rimbo Bujang Unit Rimdu, Danil saat dikonfirmasi Teboonline.net terkait dugaan Limbah PKS PTPN VI Rimbo Bujang dibuang ke Sungai Alay mengatakan bahwa Limbah PKS PTPN VI digunakan untuk memupuk kebun sendiri.

“Kami ga ada yang buang, air mana yang ditengok, yang jelas air Limbah dari pabrik dimanfaatkan untuk Land Aplikasi karena untuk pupuk aja kurang,” jelas Danil saat dihubungi via HP, Minggu (25/04/2021).

Saat ditanya sejauh mana pengawasan pihak PKS terhadap kawasan PKS sehingga terjadinya limbah PKS PTPN VI keluar dari dalam PKS dan mengalir ke Sungai Alay, Danil pun mengatakan bahwa pengawasan 24 jam dilakukan dan terkait dengan dugaan Limbah yang dibuang ke Sungai melalui parit tersebut, belum ada laporan dari bawahannya.(crew)








Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda