Tim Kejati Jambi Cek Turab Ambruk Proyeknya CV Arafah, Ada Apa...? - Portal Berita Online

Rabu, 13 Januari 2021

Tim Kejati Jambi Cek Turab Ambruk Proyeknya CV Arafah, Ada Apa...?


TEBOONLINE.ID – Beberapa pekan yang lalu, bangunan Turab penahan tebing di RT 02, Dusun Tanggo Bulian, Desa Teriti Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, sepanjang 32 meter Ambrol dan hancur. 

Padahal, proyek bernilai Rp 469.102.000, bersumber APBD Provinsi Jambi Tahun 2020 dikerjakan oleh CV Arafah, baru selesai dibangun.

Ambrolnya Turab ini, akhirnya mengancam bangunan rumah milik warga yang berada disekitar lokasi Turab yang ambrol tersebut. Ambrolnya Turab ini, menyebabkan munculnya spekulasi – spekulasi negatif yang menuding bahwa pekerjaan proyek Turab tersebut tidak maksimal.

Kejadian ambrolnya Turab baru di desa Teriti ini, akhirnya memicu perhatian serius pihak Kejati Jambi untuk turun langsung klarifikasi ke lokasi bangunan Turab tersebut.

Tim Kejati Jambi Turun ke desa Teriti Pada Rabu, (13/1/2021) sekitar pukul 09.00 Wib , dikabarkan satgas Kejati Jambi didampingi dari jaksa Kejari Tebo dan dinas PUPR Jambi turun langsung kelokasi untuk melakukan klarifikasi lapangan. 

Sayangnya,  awak media yang turun kelokasi tidak bertemu langsung. Namun, kepastian kehadiran mereka diakui oleh pihak rekanan, pekerja dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Provinsi Jambi, Rimba saat dimintai keterangan di lapangan . 

"Benar tadi pihak dari Kejati Jambi ada turun melakukan klarifikasi lapangan. Intinya ini masih tanggung jawab rekanan,” ungkap PPK Rimba, menolak untuk banyak bicara.

Sementara, Direktur CV Arafah Eko Purwanto dilokasi dan diwaktu yang sama juga mengatakan hal yang sama dengan mengakui ada Tim Dari Kejati Jambi turun untuk melakukan klarifikasi lapangan. Lalu, ia mengakui dimana bangunan Turab yang ambrol tersebut akan dikerjakan ulang sebagai tanggung jawab dari pihak rekanan.

"Kita juga diminta surat pernyataan untuk membangun kembali dan itu sudah kita selesaikan. Kita lihat sekarang kita turunkan alat berat untuk dikerjakan ulang," ungkapnya.

Ia menambahkan, sama sekali dipastikan tidak ada anggaran baru untuk pekerjaan ulangnya, semua dikerjakan sebagai tanggung jawab pihak rekanan. Dibangun dengan bentuk lain dan tidak mengurangi volume dari bangunan awal.(crew)


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda