KPU Tebo Belum Pernah Sosialisasi Tentang Aturan Pilgub Dimasa Pandemi...??? - Portal Berita Online

Kamis, 01 Oktober 2020

KPU Tebo Belum Pernah Sosialisasi Tentang Aturan Pilgub Dimasa Pandemi...???

Postingan kekesalan Riance Juskal di akun Fbnya, dibuat setelah mengikuti acara yang digelar Bawaslu Tebo, Kamis (01/10/2020).

TEBOONLINE.ID - Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) mengenai Pilkada dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19 resmi diundangkan pemerintah sebagai PKPU Nomor 6 Tahun 2020 dan juga sudah di-upload ke dalam JDIH (jaringan dokumentasi dan informasi hukum) KPU RI.    

Sebagaimana diketahui, Pilkada kali ini digelar di tengah pandemi Covid-19. Dalam PKPU ini, ada sejumlah pasal dalam PKPU 6/2020 yang berubah dari rancangan awal PKPU. Misalnya, ketentuan mengenai pengecekan suhu tubuh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada.

PKPU ini pun, harus disosialisasikan oleh KPUD kepada para pemilih dan pasangan Calon Kepala Daerah. Untuk di Kabupaten Tebo sendiri, pihak KPU Tebo harus melakukan sosialisasi PKPU tersebut kepada para pemilih dan tim Pasangan Calon (Paslon) tentang Pemilihan Calon Kepala daerah dengan menerapkan protokoler kesehatan.

Namun, paska PKPU tersebut diundangkan, KPU Tebo diduga sama sekali belum melakukan sosialisasi kepada tim Paslon dan pemilih di Kabupaten Tebo yang tidak lama lagi bakal menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi pada Desember 2020.

Hal itu terungkap pada acara yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Tebo yang mengundang Komisioner KPU Tebo Divisi sosialiasi Nani Safitri dan mantan Komisioner KPU Tebo, Riance Juskal.

Pada acara tersebut, Riance Juskal bertanya kepada Komisioner KPU Tebo tersebut tentang sejauh mana peran KPU Tebo melakukan sosialiasi tentang aturan kampanye Pilgub Jambi pada masa Pandemi Covid-19 kepada Paslon dan tim serta kepada para pemilih. 

“Tidak ada jawaban dari KPU Tebo tentang pertanyaan yang saya sampaikan kepada KPU tentang sejauh mana sosialiasi aturan kampanye Pilgub Jambi di Teb dimasa Pandemi. Karena, saya dapat info dari salah satu tim suskes salah satu Paslon, mereka mengaku sampai saat ini belum pernah mendapatkan sosialisasi dari KPU Tebo,” tegas Rian saat dikonfirmasi Teboonline.id, Kamis (01/10/2020).

Paska mengikuti acara Bawaslu Tebo tersebut, mantan Komisioner KPU Tebo ini pun merasa kesal dengan Komisioner KPU Tebo tersebut karena tidak memberikan jawaban yang tepat. Dan akhirnya, Riance Juskal meluapkan kekesalan dan kekecewaannya lewat ketikan di Beranda Facebooknya.

“Hari ni saya diundang menghadiri acara Bawaslu Kabupaten Tebo, dan  sangat terperangah mendengar jawaban divisi sosialisasi Kpu Kabupaten Tebo, saudara Nani Efendi yang menjawab pertanyaan saya terkait sejauh mana mereka KPU Kabupaten Tebo sebagai penyelenggara sudah mensosialisasikan aturan kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi kepada Pasangan Calon beserta tim sukses dan masyarakat terkait aturan dan regulasi kampanye ditengah pendemi Covid-19 ini kepada masyarakat Kabupaten Tebo, jangan sampai akibat ketidak Tahuan mereka akhirnya nanti timbul cluster kampanye pilkada, karena Pilgub sekali ini adalah Pilgub yang unik tidak seperti pilkada biasanya, dan pertanyaan saya ini timbul karena adanya pengakuan dari timses cagub di Tebo yang hadir diacara tersebut mereka belum pernah mendapatkan sosialisasi terkait hal tersebut, dan saya juga melihat KPU Kabupaten Tebo belum mensosialisasikannya regulasi tersebut kepada masyarakat Kabupaten Tebo dan saya sangat prihatin melihatnya.

Sayangnya dengan sombong dan jumawa sang komisioner Nani Efendi menjawab bukan yang apa saya pertanyakan.

"KPU tidak pernah menyuruh orang berkerumun, seperti waktu pendaftaran Paslon kemarin,penegakan aturan itu bukan ranah KPU,"ujarnya.

Apakah si komisioner sadar masyarakat bergerombol dan berkerumun bisa saja dikarenakan ketidak Tahuan mereka terkait aturan kampanye ditengah pendemi Covid-19 ini, dan itu menjadi tanggung jawab KPU Kabupaten Tebo untuk mensosialisasikan aturan dan regulasi kampanye tersebut kepada masyarakat Kabupaten Tebo.

Ah sudahlah, terserah kalian penyelenggara pemilu, saya hanya berdoa semoga tidak ada cluster Pikada Jambi akibat minimnya sosialisasi regulasi kampanye sesuai protokol new normal kepada masyarakat Kabupaten Tebo, jaga diri dan keluarga masing-masing dari bahaya Covid-19.

Colek Sanusi Zaein, Subhan Han, Ahdiyenti, saya sangat kecewa dengan sikap bawahan Anda yang saya nilai apatis dan mau cuci tangan terkait persoalan ini.

#menikmatihidup

#syukurnikmatselalu

#jangablupabahagia”

Demikian ketikan Fabecook milik Riance Juskal yang dipostingnya sekitar 6 jam yang lalu sebelum berita ini diterbitkan.(crew)





Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda