Ini Komentar Camat Terkait Viralnya Warga Miskin di Rimbo Bujang Tak Terima BLT - Portal Berita Online

Selasa, 12 Mei 2020

Ini Komentar Camat Terkait Viralnya Warga Miskin di Rimbo Bujang Tak Terima BLT

Camat Rimbo Bujang Richi Saputra dan Pj Kades Rimbo Mulyo Maskuri mengunjungi warga yang sempat viral di Medsos karena tak menerima BLT.
TEBOONLINE.ID - Setelah mendengar informasi warga miskin di desa Rimbo Mulyo Kecamatan Rimbo Bujang tak menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT) viral di Medsos, Camat Rimbo Bujang Richi Saputra bersama Kapolsek dan Danramil Rimbo Bujang serta didampingi Pj Kades Rimbo Mulyo langsung melakukan cross cek ke lapangan.

Usai menghadiri penyerahan BLT DD di desa Pematang Sapat, Senin (11/05/2020) Camat beserta rombongan menuju ke rumah warga tersebut yang beralamat di jalan 24 desa Rimbo Mulyo. Camat memberikan bantuan Sembako kepada warga tersebut.

Pasangan suami istri bernama Cahyadi dan Sutiroh ini kata Camat, memang tidak menerima BLT DD. Namun sebelumnya pernah mendapatkan bantuan paket Sembako dari Polres Tebo dan Kepala Dusun setempat juga pernah mengusulkan warga tersebut masuk dalam daftar pengajuan warga penerima BLT DD.

Namun, berdasarkan Ferifikasi, warga tersebut tidak dimasukan dikarenakan warga tersebut rumahnya yang berdinding tembok tersebut berdampingan dengan rumah adiknya yang berjumlah dua orang.

Kedua adiknya tersebut sudah mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan KKS yang baru saja diterima. Pertimbangannya, apabila Cahyadi tetap dipaksakan untuk menerima BLT DD, dikuatirkan akan memicu keributan warga setempat.

"Kedua adiknya dapat BPNT dan KKS, nanti kalau Pak Cahyadi ini sebagai kakak mereka dapat BLT, asumsi warga lainnya nanti pasti negatif dan mempertanyakan mengapa satu keluarga dapat bantuan semua," ujar Camat Richi mengklarifikasi yang viral tersebut pada Teboonline.id.

Solusinya lanjut Camat, apabila Cahyadi ingin menerima BLT imbas Pandemi Covid-19 ini, salah satu dari adiknya tersebut harus membuat surat keterangan mengundurkan diri dari penerima BPNT atau KKS diserahkan ke desa. Baru nanti Cahyadi bisa dimasukan dalam daftar penerima BLT DD.

"Yang memviralkan Pak Cahyadi di Medsos ini, anak dari salah satu adik pak Cahyadi yang dapat BPNT itu sendiri, ini lah hasil cross cek kita langsung ke rumah pak Cahyadi," pungkas Richi.(crew)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda