Tuntut Pekerjaan, Puluhan Warga Datangi Pabrik Kelapa Sawit PT SMS Rimbo Ilir - Portal Berita Online

Selasa, 07 April 2020

Tuntut Pekerjaan, Puluhan Warga Datangi Pabrik Kelapa Sawit PT SMS Rimbo Ilir

Sat Dalmas Polres Tebo saat mengamankan aksi warga desa Jambu mendatangi pabrik Kelapa Sawit PT SMS di desa Giri Porno, Rimbo Ilir.
TEBOONLINE.ID - Puluhan warga yang diketahui berasal dari desa Jambu Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo pada Selasa (07/04/20) mendatangi Pabrik Kelapa Sawit milik PT Selaras Mitra Sarimba (SMS) yang berada di desa Giri Purno Kecamatan Rimbo Ilir.

Sejumlah warga ini menuntut kepada pihak perusahaan tersebut agar transparan dalam menerima karyawan di bidang bongkar muat buah sawit dimana pabrik sawit tersebut baru mulai beroperasi.

Berdasarkan informasi yang diterima Teboonline.id, warga nekat melakukan aksi tersebut dikarenakan tanah yang saat ini pabrik sawit tersebut berdiri sebelumnya adalah tanah hak masyarakat desa Jambu.

Tak berselang lama kedatangan warga tersebut ke depan pintu gerbang kantor perusahaan langsung disambut oleh pimpinan perusahaan PT SMS yakni Husen dan dikawal ketat oleh aparat Kepolisian dari Polsek Rimbo Ilir dan dibantu oleh satu peleton Dalmas Polres Tebo untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Tidak berselang lama pihak perusahaan membawa warga untuk mediasi ke kantor dan mencari titik terang permasalahan yersebut. Pantauan Wartawan dilapangan, saat mediasi berlanjut ada sedikit gesekan yang terjadi di luar kantor dan berujung keributan namun cepat dibubarkan oleh pihak Kepolisian sehingga situasi langsung kondusif dan aman.

Dengan dihadiri Camat, Polsek Rimbo Ilir dan Kepala Desa serta ketua SPTI dan TKMD, mediasi kedua belah pihak pun berlangsung didalam kantor PT SMS. Akan tetapi belum juga menemukan titik terang. Salah satu pengurus SPTI dan pengurus TKMD sama - sama tidak mau ada yang mengalah.

Husen, pimpinan PT SMS saat dikonfirmasi mengatakan bahwa PT SMS menyambut baik adanya organisasi ini. Tapi, PT SMS tidak akan menerima keduanya dan harus satu organisasi yang masuk ke perusahaan PT SMS, kalau pun ada konlik antar warga, perusahaan tidak akan ikut campur.

Sementara, Kapolres Tebo AKBP Hafidz melalui Kapolsek Rimbo Ilir AKP Ibrahim membenarkan kejadian tersebut. "Tujuan warga desa Jambu ke pabrik hanya menanyakan tentang kerjaan bongkar muat buah sawit karena dipabrik yang baru dibuka ini menerima karyawan untuk bongkar muat," kata Kapolsek saat dikonfirmasi Teboonline.id.

Karena lanjut Kapolsek, pihak pabrik ini dulunya membeli tanah dari warga desa Jambu makanya warga desa Jambu menanyakan pekerjaan dan Kamis besok, kedua belah pihak akan melakukan pertemuan kembali di kantor Camat Rimbo Ilir.(crew)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda