Ini Penjelasan Lengkap Tim Covid-19 Tebo Soal PDP Yang Meninggal - Portal Berita Online

Rabu, 15 April 2020

Ini Penjelasan Lengkap Tim Covid-19 Tebo Soal PDP Yang Meninggal

TEBOONLINE.ID - Paska meninggalnya 1 orang PDP Covid-19 di RSUD Tebo pada Selasa kemarin (14/04/2020), Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid- 19 Kabupaten Tebo, Himawan Susanto menyampaikan kronologisnya.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tebo ini menyebutkan bahwa awalnya pasien laki- laki berinisial HS yang berusia 65 tahun dengan alamat e- KTP RT. 16 RW 07 Desa Tidar Kuranji Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batang Hari datang ke IGD RSUD Sultan Thaha Syaefuddin (STS) Tebo pada Senin (13/04/2020) pukul 23.30 Wib dengan keluhan batuk disertai darah dan napas sesak.

Pengakuan pihak keluarga lanjutnya, diketahui bahwa HS dua bulan lalu dirawat di Rumah Sakit Hamba, Batang Hari dengan riwayat penyakit gangguan pernapasan. Pihak keluarga juga menyangkal bahwa sebelumnya HS pernah keluar kota.

"Setelah dilakukan pemeriksaan ronsen dan Laboratorium, HS dirawat diruang Isolasi RSUD STS Tebo, yang sebelumnya sudah mendapat obat dari Dokter Spesialis. Pada pukul 05.00 wib dini hari HS bukan hanya diberikan obat, tapi juga oksigen dengan sungkup karena nafasnya semakin sesak," urai Himawan saat dikonfirmasi Teboonline.id via ponsel, Rabu (15/04/2020).

Hasil Ronsen menjelaskan bahwa HS menderita Pneumonia (Radang,red) paru kiri dan kanan, sedangkan hasil Lab mengarah ke Covid- 19, selanjutnya pada pukul 12.00 wib dilakukan Rapidtest dan hasilnya negative.

"Pada pukul 14.05 wib HS meninggal Dunia, meskipun hasil Rapidtestnya negative, HS tetap dikategorikan sebagai pasien PDP karena gejala klinis, hasil ronsen dan Lab mengarah ke Covid- 19," ujarnya.

Himawan juga mengatakan bahwa seharusnya ada lagi pemeriksaan Rapidtest yang kedua yaitu hari ketujuh atau hari kesepuluh dan selanjutnya test PCR (Swab,red), tapi pada HS ini belum dilakukan karena sudah meninggal dunia.

"Sehingga diputuskan pemulasaran jenazah sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) pasien Covid, HS dimakamkan di Desa Pelayang Kecamatan Tebo Tengah, dimana anaknya berdomisili," tuntasnya.(crew)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda