Wartono Turun Gunung, Serap Usulan Program Pembangunan Dari Masyarakat Tebo - Portal Berita Online

Jumat, 27 Desember 2019

Wartono Turun Gunung, Serap Usulan Program Pembangunan Dari Masyarakat Tebo

Sambutan, Wartono Triyan Kusuma gelar reses di Dapil 5 Bungo Tebo. 
TEBOONLINE.ID - Wartono Triyan Kusumo, Anggota DPRD Provinsi Jambi fraksi PDIP turun gunung ke Daerah Pemilihannya yakni Bungo Tebo. Aksi turun gunungnya tersebut dalam rangka silaturahmi dan Reses anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil 5 (Bungo-Tebo) pada Jumat (27/12/2019).

Berlangsung dikediaman pribadinya yakni di jalan Sultan Thaha Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, Wartono mengundang para tokoh masyarakat dan dihadiri oleh tokoh agama seperti KY. Amin Zubaidi, KY. Mufti Mubarok,  KH Mahfud, KH. Safian, anggota DPRD Kabupaten Tebo dan pengurus DPC PDIP Tebo.
Masyarakat yang hadir. 

Dalam reses ini, sesuai dengan tujuan reses, Wartono menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan.

Pada sambutannya, mantan Cabup Tebo ini mengatakan bahwa dalam reses ini ia berharap ada masukan dari masyarakat untuk bisa memberikan usulan pembangunan prioritas agar bisa ia perjuangkan di APBD provinsi. 

"Sebagai laporan ke masyarakat Kabupaten Tebo, untuk pada APBD 2020 sudah kita anggarkan penyelesaian jalan simpang Lesmana desa Perintis sampai depan bengkel Oyon unit 2 dan penyelesaian jalan Padang lamo dengan total anggaran Rp 40 Milyar. Kemudian pembangunan jalan Lingkungan di Wirotho Agung Rp 1 Milyar," bebernya menerangkan pada masyarakat yang hadir.

"Sengaja reses saya tidak libatkan aparat Pemerintah dan hanya tokoh - tokoh masyarakat yang saya undang agar saya dapat masukan tentang usulan program pembangunan dari sumber yang berbeda. Yang selama ini usulan program pembangunan hanya bersumber dari Musrenbang yang dilaksanakan oleh perangkat Pemerintah baik Musrenbang desa, Musrenbang Kecamatan maupun Musrenbang Kabupaten," tandasnya. (crew)


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda