Desa Pematang Sapat Gelar Pelatihan Tata Rias, Ridwan : Diikuti 35 orang IRT & Remaja - Portal Berita Online

Kamis, 14 November 2019

Desa Pematang Sapat Gelar Pelatihan Tata Rias, Ridwan : Diikuti 35 orang IRT & Remaja

Pelatihan tata rias :  Para ibu rumah tangga dan remaja sedang praktek merias wajah. 
TEBOONLINE.ID - Pemerintah Desa Pematang Sapat Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo provinsi Jambi, menggelar pelatihan tata rias terhadap belasan ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri di balai Pertemuan kantor desa Pematang Sapat.

Pelatihan tata rias tersebut dibuka oleh Kades Pematang Sapat, Ridwan. Sebagai pemateri pada pelatihan tata rias ini adalah Endang Sri Wahyuni pemilik Dekorasi Rias Pengantin dan Salon Mbak Endang Rimbo Bujang yang nota bene Ketua HARPI Melati Kabupaten Tebo.

Dalam sambutannya, Kades Ridwan mengatakan, pelatihan tata rias pengantin, merupakan program yang digelar oleh Pemdes Pematang Sapat dengan tujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan menekan tingkat pengangguran.

”Pelatihan ini berawal dari banyaknya masyarakat yang kurang keterampilan, dan tingkat pengangguran. Maka pada program pemberdayaan ini, para ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri dilatih untuk mempunyai keterampilan tata rias,” sambutnya.
Poto doc. Supri Teboonline.id# Kades Pematang Sapat, Ridwan, SP. 

Pelatihan tersebut, kata dia, akan berlangsung selama 5 hari dengan goal yang diharapkan para peserta pelatihan dapat membuka usaha sendiri bermodalkan keterampilan yang mereka dapatkan pada pelatihan.

”Diharapkan nantinya, para peserta ini dapat memanfaatkan keterampilan merias sehingga mereka sudah dapat membuka usaha sendiri. Warga desa pun tidak perlu mencari keluar desa ketika memerlukan perias untuk acara pengantin atau ada acara lainnya, Semoga pelatihan ini dapat berjalan dengan lancar, dan menghasilkan lulusan yang produktif," sebut Ridwan pada Teboonline.id, Kamis (15/11/2019).

Dalam pertemuannya, para peserta  mendapatkan pelatihan baik dari segi materi ataupun praktek. ”Pesertanya ada 35 orang, dalam satu pertemuan, para peserta membutuhkan waktu 5 jam, untuk fokus di pelatihan praktek,” kata dia. (crew)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda