Marban, PJs Kades Sido Rukun Optimalkan Pembangunan Dengan Dana Desa - Portal Berita Online

Kamis, 18 Juli 2019

Marban, PJs Kades Sido Rukun Optimalkan Pembangunan Dengan Dana Desa

MARBAN. 
TEBOONLINE.ID - Kurang lebih 1 tahun masa jabatan Marban sebagai PJs Kades Sido Rukun Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo provinsi Jambi. Yang ia jalani, baru separuh waktu. Dengan sisa waktu yang ada ke depan, ia fokuskan fikirannya untuk Sido Rukun agar pembangunan desa lebih optimal.untuk

Satu tahun anggaran penggunaan ADD/DD ini, Marban bersama perangkat desa bekerja keras agar alokasi dana tersebut terealisasi dengan merata, tepat sasaran dan pekerjaannya pun diupayakan agar tidak berpotensi menimbulkan permasalahan.

Diawal jabatannya yang bertepatan dengan awal tahun anggaran, Marban mengalokasikan sebagian ADD/DD untuk pembangunan infrastruktur. Seperti peningkatan dan pemeliharaan jalan Palembang sepanjang 2,4 km.

Kemudian, perkerasan jalan Bukit Tinggi  1,2 km, perkerasan jalan Prabumulih 600 m, pembangunan Rabat Beton di Sabang 150 meter dan jalan Padang - Pematang Siantar 100 m dan terakhir peningkatan Jalan dusun Wonosari peningkatan jalan.

Kata Marban, pembangunan infrastruktur jalan ini sebelumnya sangat dinantikan oleh warga selama bertahun - tahun. Bersyukur pada tahun ini jalan produksi tersebut dapat tersentuh pembangunan. Sehingga, arus transportasi warga pun menjadi lancar.

Selain Bumdes yang membuka usaha Depot air minum, Sido Rukun pun lebih banyak melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat. Saat ini, Sido Rukun pun akan menggali dan mengembangkan Potensi desa yang ada.

Di jalan Matahari misalnya, disana ada rawa untuk pembuatan Embung desa, Embung desa ini akan menjadi wisata alam. Pernah ada tim dari propinsi cek lokasi, namun hasilnya masih dalam pertimbangan karena pembangunan Embung tersebut tidak bisa dicampur dengan dana desa karena kalau didanai dari DD akan menjadi aset desa.

"Untuk menggali potensi desa, kita masih banyak kendala, misalnya buka usaha pasar lelang dan loading sawit, kita kalah dengan spekulan. Kemudian penataan pasar, seperti penataan kios. Namun, kios - kios tersebut saat ini dikuasai oleh warga," kata Marban pada Teboonline.id, Kamis (18/07/2019).

Terakhir, Marban mengungkapkan bahwa ia melanjutkan program lama seperti akan merampungkan pembangunan kantor desa yang saat ini masih dalam pekerjaan. Karena, biaya pembangunannya dilakukan secara bertahap setiap tahun dan melengkapi sarana dan prasarana kantor desa yang lain. (crew)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda